Program kolaborasi dengan masyarakat ini diresmikan langsung oleh Tenaga Ahli Kementerian Lingkungan Hidup, Jusrijanah, yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Alam Semesta yang menaungi School of Universe.
Kegiatan sosialisasi ini mendapat antusiasme positif, ditandai dengan kehadiran sekitar 25 warga dari lingkungan RT1/3 Desa Pamegarsari.
Ketua Community Development School of Universe, Mulyadi, menjelaskan, bahwa implementasi awal program ini akan dilakukan secara bertahap dan terukur.
"Sementara cakupannya difokuskan di lingkungan RT1/3 Desa Pamegarsari dulu. Ke depannya, target perluasan program ini adalah menjangkau seluruh warga se-Desa Pamegarsari," ujar Mulyadi kepada Radar Depok, Rabu (19/8).
Menurutnya, kehadiran Bank Sampah Warga bertujuan untuk memberikan solusi konkret terhadap pengelolaan limbah rumah tangga.
"Program ini dirancang untuk membiasakan warga memilah sampah sejak dari rumah guna mengurangi volume buangan, sekaligus memberikan nilai ekonomi dari sampah non organik yang terkumpul," beber Mulyadi.
Berdasarkan pemaparannya dalam sosialisasi yang berlangsung, jenis sampah yang saat ini difokuskan untuk ditabung adalah botol plastik dan kardus kemasan.
"Syarat penyetorannya, sampah harus dalam kondisi bersih, kering, dan dilipat rapi. Pendaftaran tanpa dipungut biaya. Warga juga akan mendapatkan buku tabungan resmi," ungkap Mulyadi.
Mekanisme pengelolaan dirancang secara transparan dengan enam langkah. Dari pilah, setor, timbang, catat, jual, dan tabung.
"Warga dapat menyetorkan sampah yang telah dipilah ke fasilitas Bank Sampah di area School of Universe setiap hari Rabu, pukul 09:00 hingga 11:00 WIB," ungkap Mulyadi.
Lebih lanjut, kemudian sampah tersebut kemudian ditimbang, dicatat sebagai saldo rupiah di buku tabungan warga, dan selanjutnya dijual kepada mitra pengepul daur ulang resmi.
"Program ini menitikberatkan pada kolaborasi berkelanjutan. School of Universe berperan sebagai penyedia tempat, sistem administrasi, serta pusat edukasi lingkungan," jelas Mulyadi.
Sementara itu, warga mengambil peran aktif sebagai penggerak kebersihan di rumah masing-masing, dan pihak mitra bertugas membeli serta mengangkut sampah untuk didaur ulang.
"Melalui langkah kecil memilah sampah dari rumah ini, diharapkan kesadaran masyarakat Desa Pamegarsari akan kebersihan lingkungan semakin meningkat, sekaligus memberikan manfaat tabungan ekonomi untuk keluarga dan masa depan," ucap Mulyadi memungkasi.
Artikel ini adalah bagian dari Mitra Promedia Group dan sudah tayang dengan judul "School of Universe Resmikan Bank Sampah Warga, Dorong Kemandirian Ekonomi dan Lingkungan Bersih di Pamegarsari"
Baca selengkapnya di: https://www.radardepok.com/metropolis/94617527338/school-of-universe-resmikan-bank-sampah-warga-dorong-kemandirian-ekonomi-dan-lingkungan-bersih-di-pamegarsari